SEKILAS INFO

     » Alamat kantor: Mejayan      » Selamat Datang di Website Kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Madiun
Jumat, 21 Juni 2019 - 13:12:25 WIB
SATPOL PP BONGKAR DAN BERSIHKAN LOKASI PROSTITUSI DESA JIWAN

Diposting oleh : SATPOL PP
Kategori: PENEGAKAN PERDA - Dibaca: 15 kali

 

PRAJA WIBAWA. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun bersama TNI dan Polri serta di bantu oleh Ormas Banser melakukan Pembongkaran dan pembersihan warung remang di Desa Jiwan Kecamatan Jiwan, Jumat (14/06/2019).

Petugas yang hadir pada kesempatan itu antara lain Kapolsek Jiwan, Komandan Ramil Jiwan, Kasatpol PP Kab Madiun, Camat Jiwan, Kasi Tranbtib Jiwan, Kabid PPHD Satpol PP, Kasi Opsdal Satpol PP, Kasi Linmas Satpol PP, Kasi Dikdak Satpol PP, Dinas Sosial bersama TKSK,dan Ormas Banser.

Warung remang remang yang berdiri di tanah milik Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur ini yang selama ini di gunakan untuk transaksi prostitusi dirobohkan, selain itu petugas juga melakukan pembersihan di arean sekitar warung yang sering digunakan untuk melakukan hubungan seks oleh para pelaku. Samping kiri dan kanan Daerah Aliran Sungai (DAS) dibersihkan dan di bakar oleh petugas dengah harapan tempat ini tidak bisa lagi di gunakan untuk berbuat mesum.

Kasat Pol PP Kabupaten madiun menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah Satpol PP Kabupaten Madiun untuk melakukan pembersihan lokasi lokasi yang terindikasi digunakan untuk ajang bisanis prostitusi. Pada bulan lalu telah kami tutup lokasi prostitusi di wilayah Saradan tepatnya di by pass Saradan-Wilangan, selanjutnya hari ini kita melakukan pembersihan sekaligus pembongkaran lokasi prostitusi Desa Jiwan atau yang biasa di sebut belakang kantor pos. Kegiatan ini di laksanakan karena pada beberapa waktu yang lalu Bupati melakukan sidak dan membuktikan sendiri memang di tempat ini digunakan untuk Prostitusi. oleh sebab itu memerintahkan langsung untuk melakukan Pembongkaran dan Pembersihan warung remang remang ini.

Kasatpol PP menegaskan penutupan lokasi prostitusi merupakan amanah dari visi Bupati Madiun H.Ahmad Dawami. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Madiun untuk menjadikan Kabupaten Madiun aman, mandiri sejahtera dan berakhlak. Sehingga prostitusi juga merupakan kegiatan yang dapat merusak akhlak

Pada saat melakukan pembersihan petugas gabungan masih juga menemukan berbagai macam alat kontrasepsi yang berserakan di lokasi tersebut kemudian langsung di amankan sebagai barang bukti.

Dilokasi yang sama Kabid Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD) Eko Budi Hastanto menjelaskan " Kita melakukan tindakan yang paling efektif karena lokasi prostitusi ini telah berjalan lama sekali sudah bertahun tahun, dulu kami melakukan tindakan penertiban kemudian diserahkan ke Dinas Sosial pada akirnya pelaku kembali lagi kesini maka tidak akan selsai selesai, maka dari itu diambil tindakan efektif dengan jalan Pembongkaran Warung ini"

"Ada dua warung yang ada disini dan sebenarnya keduanya hnaya di gunakan sebagai tempat transaksi saja, berbeda dengan yang ada di Saradan kalau itu tempat transaksi sekaligus lokasi nya untuk berbuat, Tapi sesuai dengan Perda No 4 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, hal ini juga merupakan pelanggaran yaitu memfasilitasi untuk berbuat zina, sebenarnya bila tidak di bongkar tempat ini akan kami segel. kemudian tempat yang di gunakan untuk berbuat mesum kita bersihkan dan kita bongkar sehingga lokasi ini nanti sudah bersih dan tidak digunakan lagi untuk prostitusi" Jelasnya

Pada kegiatan ini banyak sekali masyarakat yang melihat pembongkaran ini, adalah masyarakat sekitar dan petani yang resah dengan adanya lokasi prostitusi di tempat tersebut. (Her)

#Humas_Praja_1950