SEKILAS INFO

     » Alamat kantor: Mejayan      » Selamat Datang di Website Kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Madiun
Jumat, 21 Juni 2019 - 13:06:23 WIB
RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PEMBONGKARAN DAN PEMBERSIHAN LOKASI PROSTITUSI DESA JIWAN

Diposting oleh : SATPOL PP
Kategori: KEGIATAN PRAJA WIBAWA - Dibaca: 56 kali

 

PRAJA WIBAWA. Bertempat di ruang rapat Kantor Kecamatan Jiwan, telah dilaksanakan rapat koordinasi persiapan dan pemantapan rencana pembongkaran dan pembersihan lokasi prostitusi yang berada di Dusun Pleret Desa Jiwan (Belakang kantor Pos), Kamis (13/06/2019).

Rapat koordinasi yang di pimpin langsung oleh Bupati Madiun ini di hadiri oleh Komandan Koramil Jiwan, Kapolsek Jiwan, Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur, Kepala Satpol PP, Kabid Penegak Produk Hukum Daerah (PPHD), Kasi Operasional dan Pengendalian (Opsdal), Kasi Penyidik dan Penindakan (Dikdak),Kadinkes, Kepala DPM dan PTSP, Kepala Dinsos, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas Banser, Kepala Desa Jiwan, Kepala Desa Grobogan, Kepala Desa Sambirejo, Lembaga Desa Jiwan,

Dalam kesempatan tersebut Bupati Madiun menyampaikan banyak hal tentang permasalahan prostitusi yang ada di Desa Jiwan. Permasalahan itu tidak cukup hanya di selesaikan oleh unsur forpimda atau muspika tetapi harus ada greget juga dari masyarakat untuk menolak keberadaan lokasi prostitusi di Desa Jiwan ini.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan beberapa waktu telah melakukan penelusuran bersama dengan ajudan dan Kasatpol PP untuk mengetahui seberapa maraknya lokasi prostitusi di Desa Jiwan ini. Dari penelusuran tersebut Bupati menemukan berbagai macam bukti antara lain satu kotak box penuh berisi alat kontrasepsi , selain itu ada banyak lagi barang bukti yang lain misalnya banyak tikar yang di gunakan untuk aktifitas esek esek , hal ini menunjukan bahwa lokasi belakang kantor pos jiwan benar benar dijadikan lokasi prostitusi yang harus segera di ambil tindakan.

“saya tak bisa sendiri untuk menutup dan melakukan pembersihan di lokasi tersebut, anggaran Negara akan habis jika hanya untuk melakukan penggrebekan yang di lakukan seperti yang selama ini, oleh sebab itu saya berharap masyarakat ikut bangkit menolak dengan adanya prostitusi di lokasi itu”

“perlu saya sampaikan bahwa pengidap HIV tertinggi berada di Kecamatan Jiwan sekitar 117, hal ini terjadi karena masih maraknya lokasi prostitusi, oleh karena itu saya tekankan kepada Kasatpol PP dan Stakeholder untuk segera membongkar dan membersihkan lokasi tersebut dari kegiatan prostitusi, Saya sampaikan kepada kepala Desa yang daerahnya terdapat lokasi yang di gunakan untuk prostitusi supaya menaanggarkan ADD untuk menyelesaikan permasalahan seperti itu” tambah Bupati

Perlu di ketahui bahwa lokasi yang di gunakan untuk prostitusi adalah daerah milik Dinas PU Pengairn Propinsi, di lokasi tersebut terdapat dua warung yang di gunakan untuk warung remang-remang. Karena kegiatan tersebut masyarakat sangat resah dan aktifitas ini sudah berjalan bertahun tahun. Pada kesempatan ini Kepala Desa Jiwan berharap pembersihan dan pembongkaran warung tersebut benar-benar di wujudkan dalam waktu dekat.

Baik tokoh masyarakat, tokoh agama tokoh Pemuda dan Ormas yang hadir pada kesempatan itu mendukung sepenuhnya rencan dari Bupati Madiun untuk melakukan Pembongkaran dan pemebersihan lokasi tersebut dari kegiatan prostitusi seluruh yang hadir sudah sepakat untuk melakukan penutupan.

“saya berharap habis ini sudah tidak ada rapat lagi dan besok harus segera dijalankan rencana ini. dan besok sudah selesai dan tinggal penanganan pascanya, setelah di bongkar dan ditutup saya berharap juga peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi jangan sampai kegiatan prostitusi tumbuh lagi ” Tutup Bupati . (Her)

#Humas_Praja_1950