SEKILAS INFO

     » Alamat kantor: Mejayan      » Selamat Datang di Website Kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Madiun
Senin, 02 Oktober 2017 - 13:52:15 WIB
PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA PEMERINTAH KAB MADIUN TAHUN 2017

Diposting oleh : SATPOL PP
Kategori: umum - Dibaca: 21 kali

 

PRAJA WIBAWA. Minggu, 01 Oktober 2017 Pemerintah Kabupaten Madiun menyelenggarakan Upacara memperingat Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 bertempat di Monumen Kresek Kec. Wungu. Beritindak selaku Inspektur Upacara Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, Komandan Upacara Kapt. Inf. Heru Purnomo, Pembaca Undang-Undang Dasar 1945 dari anggota PPI Kab. Madiun sedangkan pembaca Naskah Ikrar oleh Ketua DPRD Kab. Madiun.

Hadir pada kesempatan ini Forkopimda Koordinator, Forkopimda Kb. Madiun, Wakil Bupati Madiun, Sekda, Asisten Sekda, Anggota DPRD, Kepala OPD, anggota TNI/POLRI, anggota KORPRI, Ketua Parpol, Tokoh Agama/Masyarakat, Ormas Pemuda, pengurus Ormas Wanita {PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kab. madiun}, anggota Persit KCK, Pia Ardhya Garini, Ketua DHC’45/Perintis Kemerdekaan/Veteran/Pepabri/ PWRI, Ahli waris korban pengkhianatan G 30 S PKI, Ketua Pengurus Pencak Silat, Pelajar, Pramuka dan juga Mahasiswa.

Terkait dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun2017 di Kabupaten Madiun, terlepas adanya perintah dari pusat, hal ini sudah merupakan agenda rutin Pekab, Madiun yang tujuannya untuk menyegarkan kembali memori kita semua akan peristiwa masa lalu. Dijelaskan, bahwa Partai Komunis Indonesia [PKI) saat itu memang benar-benar luar biasa kekejamannya. Beruntung pada peristiwa 1948 PKI bisa ditumpas/dihabisi oleh Tentara Siliwangi. Begitu juga dengan peristiwa pemberontakan PKI yang kejam di tahun 1965, peristiwa itu kembali bisa dihabisi bersama-sama antara masyarakat, TNI, POLRI. Sebagai generasi muda kita harus tahu hal ini, jangan sampai muncul kembali PKI.

Terkait dengan rencana Pemkab. Madiun yang akan menjadikan monumen kresek ini sebagai salah satu destinasi pariwisata dapat dijelaskan oleh Bupati H. Muhtarom, S.Sos menjelaskan, bahwa memang Monumen Kreseki akan dijadikan satu dengan destinasi pariwisata lainnya di Kab. Madiun. Paket wisata Kab. Madiun sangat banyak, ada air terjun, wisata alam, wisata budaya, wisata agro, dan juga pariwisata religi. Semua potensi itu ada di Kab. Madiun. Destinasi religi di Kab. Madiun ada 2 lokasi yaitu di Ds. Sewulan Kec. Dagangan dan di Komplek Makam Kuncen Mejayan-Caruban. Sedangkan Paiwisata Alam ada Air Terjun, dan Pariwisata Budaya ada kesenian Dongkrek, petilasan di Ngurawan Dolopo, Nglambangan dll. Kab. Madiun punya daerah wisata agro yang cukup lumayan bagus seperti kebun durian dan kebun buah-buahan lain yang wisatawannya bisa petik sendiri dikebun itu.

Untuk mendukung kegiatan pariwisata yang ada, maka pada tahun 2017 dan 2018 Pemkab. Madiun telah menganggarkan dana untuk membangun infrastruktur menuju lokasi pariwisata. Sedangkan untuk mengerjakan pariwisatanya sediri Bupati Madiun berharap agar ada syaring dari desa. Untuk itu Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos berharap kepala desa yang punya potendi wisata segera diberdayakan dan pengelolaanya diserahkan kepada BUMDes untuk meningkatkan pendapaataan desa. (HUMAS)