SEKILAS INFO

     » Alamat kantor: Mejayan      » Selamat Datang di Website Kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Madiun
Selasa, 25 Juli 2017 - 19:41:54 WIB
PEMKAB. MADIUN MEMPERINGATI HARI JADI KE 449 TAHUN 2017

Diposting oleh : SATPOL PP
Kategori: umum - Dibaca: 754 kali

PRAJA WIBAWA, Selasa, 18 Juli 2017 Kabupaten Madiun genap berusia 449 tahun. Untuk memperingatu hari jadinya, maka pada pagi ini diadakan upacara dihalaman Pendopo Graha Ronggo Djumeno Kab. Madiun di Mejayan-Caruban. Bertindak selaku Inspektur upacara Bupati Madiun dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, anggota Forkopimda, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Dirt. BUMD dan RSUD Kab. Madiun, Ketua TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kab. Madiun, Camat, Lurah dan Kepala Desa. Sedangkan peserta upacara dari Pejabat Eselon III dan IV lingkup Pemkab. Madiun, karyawan/ti Pemkab. Madiun, Satpam, serta Pelajar kab. Madiun.

Pada kesempatan ini Bupati Madiun berkenan menyerahkan berbagai hadiah lomba dalam rangka yang diselengarakan Pemkab. Madiun dalam rangka hari Jadi ke 449 Kab. Madiun Tahun 2017 yang diikuti oleh OPD, karyawan/ti, dan juga pelajar Kab. Madiun. tidak hanya ibu Bupati Madiun juga menyerahkan reward kepada 37 Kepala Desa yang telah lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2017.

Terkait dengan Peringatan Hari Jadi ke 449 Kab. Madiun Tahun 2017 Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos menjelaskan, bahwa tema yang diambil pada tahun ini adalah “Dengan Semangat hari Jadi ke 449 Kabupaten Madiun, Kita Budayakan Semangat Gotong-royong dan Guyib Rukun Guna Terwujudnya Masyarakat kabupaten Madiun Yang Lebih Sejahtera”. Tema ini mengandung pesan, bahwa setinggi dan seberat apapun Visi dan Misi kita dengan gotong royong dan guyub rukun terasa ringan untuk mewujudkannya. Diharapkan setiap tahun harus ada peningkatan dalam segala hal dan hasilnya juga harus terus lebih dan lebih yang akhirnya akan menjadikan Kab. Madiun lebih sejahtera.

Bupati Madiun juga menjelaskan, bahwa Kab. Madiun telah dapat meraih prestasi dan keberhasilan yang membanggakan diantaranya :
1. Peningkatan Pendapatan Perkapita Regional Kab. Madiun dari Rp.20.464.000,- di tahun 2015 mejadi Rp.22.910.000,- di tahun 2016.
2. peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari 69,39 di tahun 2015 menjadi 71,38 di tahun 2016.
3. Meningkatnya UMKM unggul dan aktif sebesar 8,05 % di tahun 2016 dari target 3,167 unit menjadi 3.643 unit.
4. Telah dibangunnya RTLH sebanyak 1.009 unit di tahun 2016 sehingga total sejak tqhun 2010 sudah 12.686 unit.
5. Nilai Tukar petani di tahun 2016 tercapai 108,13 % dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 106,15%.
6. Pertumbuhan Industri terealisasi 197% dari terget 27 % tercapai 53,27 % pada tahun 2016. Total jumlah indistri sebanyak 889 unit atau bertambah 86 unit dibanding tahun 2015.
7. Tercapainya target ketersediaan pangan utama dari 311.432,34 ton menjadi 311.851,44 ton atau 100,1 %.
8. Persentase kelulusan SD/MI, sMP/MTs, SMK/SMA rata-rata mencapai 100 %. .
9. Persentasi siswa SD/MI melanjutkan ke SMP/MTs mencapai 97,34 % dari target 92,77% tercapai 104,93 %
10. Angka Usia Harapan Hidup tahun 2016 mencapai 10,36 tahun dari target 70,04 Tahun.
11. persentase jalan kondisi baik terealisasi sebesar 46,70 % meningkat 4,45 % dibanding tahun
2015 yaitu 42,25 %.
12. Tercapainya pembangunan dan pemeliharaan luas irigasi dalam kondisi baik sebesar 8.605,11 
M2 dari target 5,447,6 M2 atau 158 %.
13. kepemilikan KTP dari target 90 % tercapai 93 % atau 103,33 %.
14. Bayi ber-Akte Kelahiran dari target 78 % tercapai 81 % atau 103,83 %.
15. Pasangan Bberakte Nikah terealisasi 100 %.

Sedangkan pembangunan pusat pemerintahan di mejayan sesuai RPJMD ditargetkan 60 %, sampai bulan Juni 2017 telah mencapai 80 % dengan perincian :
1. Pengadaan Tanah yang direncanakan 36,31 Ha terealisasi 28,89 Ha, atau tercapai 79,57 %
2. Bangunan pokok terdiri :
a. Pendopo kurang Garasi (90 %)
b. Masjid Agung kurang taman dan lokasi kuliner (95 %)
c. Alun-alun tercapai 100 %, kantor Bupati 100 %
3. Bangunan Kelengkapan.
a. Kantor OPD target 10 unit, tercapai 8 unit
b. Kantin bersama telah selesai.
c. Yang belum penataan jalan dan lapangan tennis.

Sedangkan pelaksanaan kinerja pembangunan dan peningkatan kesjahteraan masyarakat, Pemkab. Madiun telah mendapat apresiasi dan penghargaan prestasi diberbagai bidang :
1. Penerimaan “PIALA ADIPURA BUANA ” Tahun 2016 Kategori Kota Kecil untuk Kota Caruban dari Wakil Presiden RI. Total Kota Caruban sudah menerima 9 kali Adipura.
2. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2016 dari BPK RI. Sampai dengan tahun ini sudah 4 kali menerima.
3. Penghargaan Anugerah “DANA RAKSA” Tahun 2016 dari Pemerintah Pusat (Menteri Keuangan RI) sebagai daerah yang berhasil dalam pengelolaan laporan keuangan Pemda dan Penetapan perda APBD tepat waktu.
4. Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2016 dari Pemerintah Pusat (Menteri Perhubungan RI).
5. penghargaan dari menteri Keuangan RI sebagai Daerah berprestasi penerima dana Insentif Daerah TA. 2016 atas pencapaian Kinerja Kesehatan Fiskal Ekonomi dan kesejahteraan.
6. Pemkab. Madiun juga mendapat Predikat ”B” peringkat 5 Jawa Timur dari Men PAN dan RB atas penilaianSistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2016 yang diterimakan pada tahun 2017.

Saat ini yang mendesak untuk segera dilaksanakan adalah Distinasi Pariwisata. Sektor ini akan diperhatikan untuk mendapatkan anggaran. Bahkan untuk sosialisasikan kegiatan Spasma yang diadakan dialun-alun Kab. Madiun di Mejayan-Caruban, Dinas Periwisata pemuda dan Olahraga Kab. Madiun akan menyediaan kendaraan dalam jumlah terbatas sesuai kemampuan anggaran bagi masyarakat yang ingin menyaksikannya. Pemkab. Madiun juga akan memperbaiki infrastruktur menuju destinasi pariwisata, sedangkan untuk tempat wisatanya sharing dengan desa setempat. Juga akan diadakan kerjasama dengan pemilik lahan misalnya perhutani, desa dll. Harapan kedepan secara berangsur-angsur Kab. Madiun akan dialihkan menjadi kota indutri dan perdagangan. Tetapi untuk saat ini karena Kab. Madiun merupakan penyangga pangan nasional maka, tetap kita pertahankan. Dan upaya yang dilakukan adalah dengan intesifikasi. Lahan kita terus berkurang, tetapi saat ini sudah ada Perda No. 1 Tahun 2014 tentang LPPB (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

Setelah upacara, selanjutnya Bupati Madiun bersama tamu undangan lainnya beramah-tamah bersama diruang transit Pendopo Graha Ronggo Djumeno Mejayan-Caruban yang diawali dengan potong tumpeng. ( Humas )