SEKILAS INFO

     » Alamat kantor: Mejayan      » Selamat Datang di Website Kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Madiun
Kamis, 04 Mei 2017 - 09:24:42 WIB
Warung Remang - Remang Madiun Selatan Tuntas.

Diposting oleh :
Kategori: PENEGAKAN PERDA - Dibaca: 298 kali

Madiun. Dua Kali gagal melakukan razia di wilayah selatan tak membuat Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kabupaten Madiun Kapok. Korps Penegak Perda ini kembali melakukan penyisiran warung remang remang di Madiun wilayah selatan, Jumat ( 28/04/2017). Dalam aksi ketigakalinya ini setrategi Setiyono Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja terbukti jitu sehingga berhasil mengamnakan setidaknya 8 orang wanita penjaja cinta dan seorang induk semang . Pada saat mengangkut ke delapan PSK dan seorang mucikari, Anggota satpol PP sempat menandai dua orang mucikari yang berhasil lolos dalam operasi yang di lakukan siang hari tersebut.

"Protitusi disini sangat rapih, tapi mucikari yang lari tetap jadi target operasi kami " tegas Setiyono saat di temui di ruang kerjanya. Setrategi yang di ramu stiyono dan Anggotanya kali ini terbukti ampuh dan jauh lebih rapih dan cepat. cukum dengan waktu 30 menit di lokasi. Semua titik di lokasi warung remang remang wilayah selatan di gerilya oleh anggota . Dengan menggunakan kendaraan berplat hitam Satpol PP berhasil menuntaskan 2 kali operasi yang gagal terdahulu.

"memang harus rapi, Karena kami tidak ingin gagal hingga tiga kali. Maka kami harus menggunakan setrategi baru " tegasnya 

Selanjutnya ke 7 PSK dan satu orang mucikari dibawa ke kantor Satpol PP untuk melakukan pemberkasan dan pendataan, mereka di lakukan pemberkasan terhadap tindak Pelanggaran Peraturan Daerah ( PERDA ) No 2 tahun 1960 tentang Pemberantasan Tindak Pelacuran.

Ke Tujuuh PSK yang terjaring di warung berbeda itu antara lain Fya, 48 Warga KEc Dagangan; Ita, 39, Warga Kab Malan;, Win, 44 dan Ayu , 46 Warga Kota MAdiun; Dar,34, dan Ria, 38 Warga Kab Ngawi;  dan Ina. 35 Warga Kota Solo.

" Seluruh PSK yang tertangkap pada saat operasi sudah masuk dalam target kami, jadi hasil ini sudah sesuai dengan target awal " tambahnya.

Sesuai permintaan Dinas Sosial ( Dinsos ) Kabupaten Madiun, seluruh PSK yang terjaring saat operasi langsung di kirim ke UPT Rehabilitasi Ssosial Bina Wanita Kediri. Pengiriman dilakukan sendiri oleh Satpol PP Kabupaten MAdiun lantaran Dinsos ternyata tidak siap untuk melakukan pengiriman. 

setelah selesai dilakukan pemberkasan dan pendataan, saat itu juga sekitar pukul 21.30 WIB dengan menggunakan 2 mobil pribadi dan di kawal oelh enam Anggota Satpol PP keseluruhan PSK dikirim langsung ke Kediri " KAmi Tak bisa membiarkan PSK pulang begitu saja tanpa dibina terlebih dahulu " tegas Setiyono . (Hr)