SEKILAS INFO

     » Alamat kantor: Mejayan      » Selamat Datang di Website Kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Madiun
Jumat, 24 Februari 2017 - 18:50:09 WIB
Satpol PP Sikat Puluhan Reklame

Diposting oleh :
Kategori: PENEGAKAN PERDA - Dibaca: 151 kali

Madiun. Puluhan reklame yang habis masa izinnya ditertibakan dan di robohkan  Satuan Polisi Pamong Praja selama tiga hari berturut turut, Giat Operasi Reklame ini dilakukan selain karena masa izin pemasangannya habis juga di karenakan pemasangan tidak sesuai dengan Peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Puluhan reklame ini di bongkar satu persatu dan beberapa diantaranya merupakan iklan rokok berupa vertikal banner di Desa Sambirejo , Sepanduk dan Baliho besar di Simpang tiga Kecamatan Jiwan, serta puluhan titik lainya di wilayah Kecamatan Jiwan, Madiun, Geger, Dolopo, Balerejo. Selain telah menyalahi aturan penataan juga di sampin itu ada beberapa alat pemasang reklame telah habis masa izin berlakunya turut di robohkan Satpol PP.

Operasi Penertiban Perda tersebut dimulai kemaren (20/2/2017). Puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun merobohkan berbagai macam bentuk reklame, salahsatunya adalah di depan Pasar Pagotan berupa rangka besi berukuran 4x6 meter. sebab reklame yang di pasang sudah tidak sesuai dengan aturan yang ada di samping itu sudah ada beberapa bagian yang mulai berkarat dan keropos sehingga dapat membahayakan pengguna jalan.

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun Setiyono, SE mengatakan, Operasi Penertiban reklame tersebut merupakan operasi gabungan dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain terutama yang membidangi Perizinan. Diantaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. " Dalam hal penertiban reklame, Satuan Polisi Pamong Praja bertindak berdasarkan data-data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu "ujarnya.

Bukan Hanya di wilayah wilayah yang telah disebut di atas tetapai kegiatan ini akan terus dilakukan bagi setiap pelanggaran terhadap pemasangan reklame, Pihak Satuan Polisi Pamong Praja juga menghimbau kepada setiap Vendor Penyedia jasa pemasangan reklame apabila di rasa tempat atau  rangka besi yang di sewakan untuk pemasangan reklame telah habis izin berlakunya untuk dicopot secara mandiri, apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan tidak dicopot maka akan ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain berdasarkan Peraturan Daerah No 20 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaran Reklame , penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja ini juga berdasarkan Peraturan Mentri Pekerjaan Umum No 20/prt/m/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan bagian-bagian Jalan, Pendirian tiang reklame harus berjarak paling sedikit 1 meter dari tepi luar bahu jalan atau trotoar.(Hr)